Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Detik-Detik Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, Studi Tur Berubah Jadi Ujian Keselamatan
Sabtu, 31-01-2026 - 21:40:18 WIB | Alfis
Salah seorang siswa yang mengalami luka dibawa ke RSUD Siak untuk mendapat perawatan akibat bangunan tangsi Belanda roboh saat siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk mengunjungi tempat tersebut.
TERKAIT:
   
 

Siak,Riauline.com - Pagi yang semestinya diisi tawa dan rasa ingin tahu mendadak berubah menjadi kepanikan. Bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, ambruk pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam sekejap, kegiatan studi tur yang diikuti puluhan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam menjelma menjadi peristiwa darurat yang menyisakan trauma.


Saat kejadian, rombongan berada di lantai dua bangunan bersejarah itu. Penjelasan pemandu baru saja berlangsung ketika lantai mendadak runtuh tanpa tanda. Anak-anak dan seorang guru pendamping terjatuh bersama material bangunan, menciptakan suasana panik dan jerit minta tolong yang menggema di lokasi.


Sebanyak 16 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 15 di antaranya adalah anak-anak dan satu orang dewasa yang merupakan guru pendamping. Beberapa korban tampak lemas, sebagian lainnya mengalami luka akibat tertimpa puing dan benturan keras saat terjatuh.


Data Dinas Kesehatan Kabupaten Siak mencatat, 10 korban harus dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk perawatan lebih lanjut. Sementara enam orang lainnya menjalani observasi medis dan diperbolehkan pulang setelah kondisinya dinyatakan stabil.


Hasil pemeriksaan awal menunjukkan satu korban mengalami luka berat, enam korban luka sedang, dan tiga korban luka ringan. Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Namun satu korban dilaporkan harus dirujuk lanjutan ke rumah sakit di Pekanbaru demi mendapatkan penanganan yang lebih intensif.


Penanganan darurat dilakukan cepat oleh Puskesmas Mempura. Tim medis melakukan triase di lokasi, memberikan pertolongan pertama, dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans melalui sistem SPGDT Kabupaten Siak. Respons sigap ini dinilai krusial dalam mencegah kondisi korban memburuk.


Pasca kejadian, kawasan Tangsi Belanda langsung ditutup sementara. Langkah ini diambil demi keselamatan publik sekaligus memudahkan proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab ambruknya lantai dua bangunan cagar budaya tersebut.
Begitu menerima laporan, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli bergerak cepat. Ia langsung menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi para korban, terutama anak-anak yang masih menjalani perawatan medis.


“Saya pastikan bahwa korban ambruknya lantai dua Tangsi Belanda mendapat pelayanan terbaik,” ujar Afni di sela kunjungannya. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendampingi keluarga korban hingga proses pemulihan tuntas.


Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan dan perawatan bangunan bersejarah, terutama yang kerap menjadi destinasi edukasi. Di balik nilai sejarah yang tinggi, keselamatan pengunjung terlebih anak-anak harus menjadi prioritas utama agar ruang belajar tidak berubah menjadi ruang duka.


 




 
Berita Lainnya :
  • Detik-Detik Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, Studi Tur Berubah Jadi Ujian Keselamatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bermasa Bukit Batu, Doorprize Bertabur Hadiah
    02 Gebyar Pajak Sungai Selari Semarak, Warga Taat PBB Berkesempatan Bawa Pulang Sepeda
    03 Jalan Santai dan Sepakbola Bermasa, Bukit Batu Semarakkan HUT RI ke-81
    04 Merah Putih Berkibar Khidmat, Camat Bukit Batu Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
    05 Semarak HUT RI ke-81, Siak Kecil Gelar Domino Berhadiah Puluhan Juta
    06 25 Paskibra Bukit Batu Dikukuhkan, Merah Putih Siap Berkibar di Langit Kemerdekaan
    07 18 Pelajar Terpilih Dikukuhkan Jadi Paskibraka Kecamatan Bantan, Siap Kibarkan Merah Putih
    08 Ribuan Peserta Siap Semarakkan Pawai HUT RI ke-81 di Bukit Batu
    09 Dakwah Terhenti di Balik Dak yang Keropos, Pengurus Masjid Al-Hikmah Kecewa Pertamina Sungai Pakning Tak Merespon
    10 Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Dumai Berangsur Membaik, Wali Kota Pastikan Evaluasi Dapur Gizi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com