Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Guru PAI SDN 18 Bukit Batu Wafat, Jejak Pengabdian 26 Tahun Mili Astuti Dikenang
Senin, 20-04-2026 - 12:38:08 WIB | Alfis
Ketua PGRI Kecamatan Bukit Batu Dunny Duvira memimpin acara prosesi pelepasan jenazah Mili Astuti Guru PAI SDN 18 Bukit Batu yang wafat di usia 50 tahun.
TERKAIT:
   
 

Bengkalis,Riauline.com - Duka menyelimuti keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Seorang guru yang dikenal penuh dedikasi, Mili Astuti S.Pd, menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu malam (19/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di RSUD Siak. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan sejawat, murid, dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pendidik yang tulus mengabdi.

Mili Astuti merupakan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 18 Bukit Batu. Selama puluhan tahun, ia mengabdikan diri mendidik generasi muda dengan penuh kesabaran dan ketulusan. Bagi banyak murid, ia bukan sekadar guru di kelas, tetapi juga sosok pembimbing yang menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak.

Ketua PGRI Kecamatan Bukit Batu, Dunny Duvira, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhumah. Ia juga menyampaikan pesan belasungkawa dari Bupati Bengkalis Kasmarni serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Mili Astuti yang telah mengabdi selama 26 tahun di SDN 18 Bukit Batu,” ujar Dunny Duvira saat memimpin prosesi pelepasan jenazah di rumah duka, Senin (20/4/2026).

Menurut Dunny, semasa bertugas almarhumah dikenal sebagai guru yang memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan. Ia selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi murid-muridnya, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter yang baik.

Tidak hanya di lingkungan sekolah, sosok Mili Astuti juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pendidikan di masyarakat. Kehadirannya sering menjadi penguat bagi lingkungan sekitar, terutama dalam membimbing anak-anak agar tumbuh dengan akhlak yang baik.

Perempuan kelahiran tahun 1976 itu meninggalkan seorang suami serta dua orang anak yang kini harus melanjutkan kehidupan tanpa sosok ibu yang selama ini menjadi panutan dalam keluarga. Kesedihan mendalam terlihat dari keluarga dan para pelayat yang datang silih berganti memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat dan penuh haru. Doa-doa dipanjatkan oleh keluarga, rekan guru, dan masyarakat yang hadir untuk mengiringi kepergian almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhir.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Korwil Pendidikan Bukit Batu dan Bandar Laksamana Suroto, S.Pdi, Pengawas Guru Agama dari Kementerian Agama Armito, Plt Kepala SDN 18 Bukit Batu Era Rosianti, serta majelis guru dan kerabat yang datang memberikan penghormatan terakhir.

Jenazah Mili Astuti kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pangkalan Jambi. Kepergiannya meninggalkan kenangan mendalam bagi dunia pendidikan di Bukit Batu sebuah pengabdian panjang yang akan selalu dikenang oleh murid-murid dan rekan sejawatnya.




 
Berita Lainnya :
  • Guru PAI SDN 18 Bukit Batu Wafat, Jejak Pengabdian 26 Tahun Mili Astuti Dikenang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bermasa Bukit Batu, Doorprize Bertabur Hadiah
    02 Gebyar Pajak Sungai Selari Semarak, Warga Taat PBB Berkesempatan Bawa Pulang Sepeda
    03 Jalan Santai dan Sepakbola Bermasa, Bukit Batu Semarakkan HUT RI ke-81
    04 Merah Putih Berkibar Khidmat, Camat Bukit Batu Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
    05 Semarak HUT RI ke-81, Siak Kecil Gelar Domino Berhadiah Puluhan Juta
    06 25 Paskibra Bukit Batu Dikukuhkan, Merah Putih Siap Berkibar di Langit Kemerdekaan
    07 18 Pelajar Terpilih Dikukuhkan Jadi Paskibraka Kecamatan Bantan, Siap Kibarkan Merah Putih
    08 Ribuan Peserta Siap Semarakkan Pawai HUT RI ke-81 di Bukit Batu
    09 Dakwah Terhenti di Balik Dak yang Keropos, Pengurus Masjid Al-Hikmah Kecewa Pertamina Sungai Pakning Tak Merespon
    10 Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Dumai Berangsur Membaik, Wali Kota Pastikan Evaluasi Dapur Gizi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com